Sarung tangan safety adalah alat pelindung diri (APD) yang wajib tersedia di hampir semua lini kerja industri, mulai dari fabrikasi logam, pengelasan, hingga penanganan bahan kimia. Kesalahan memilih jenis sarung tangan bisa berakibat fatal. Sarung tangan tahan panas belum tentu bisa melindungi dari sayatan tajam, begitu juga sebaliknya. Setiap area kerja punya karakteristik bahaya yang berbeda, sehingga satu jenis sarung tangan saja tidak bisa diandalkan untuk seluruh jenis pekerjaan.
Di lingkungan manufaktur dan pengolahan logam khususnya, risiko yang dihadapi pekerja jauh lebih beragam dibanding pekerjaan kantoran biasa. Mulai dari sisi tajam pada pelat baja, percikan api saat pengelasan, getaran mesin gerinda, hingga paparan cairan kimia saat proses finishing, semuanya menuntut jenis perlindungan tangan yang spesifik. Memahami karakteristik masing-masing jenis sarung tangan menjadi langkah awal yang penting sebelum menentukan APD mana yang paling sesuai dengan kondisi kerja di lapangan.
Kenapa Pemilihan Sarung Tangan Safety Tidak Boleh Sembarangan?
- Setiap jenis pekerjaan punya risiko berbeda: potong, tusuk, panas, bahan kimia, getaran, hingga listrik statis
- Material sarung tangan yang salah bisa mengurangi grip dan justru menurunkan produktivitas kerja
- Sarung tangan yang tidak sesuai standar (EN388/ANSI) tidak memberikan perlindungan yang terukur
- Kenyamanan pemakaian jangka panjang memengaruhi kepatuhan pekerja menggunakan APD
Jenis-Jenis Sarung Tangan Safety

1. Cut & Puncture Resistant Gloves (Tahan Potong dan Tusuk)
Terbuat dari serat kevlar atau HPPE yang diperkuat, cocok untuk pekerja yang menangani lembaran logam, pelat baja, atau komponen dengan sisi tajam. Wajib digunakan saat proses cutting, slitting, atau handling material Special Steel dan Stainless Steel.

2. Heat Resistant Gloves (Tahan Panas)
Dibuat dari kulit, kevlar, atau silikon tahan suhu tinggi. Digunakan untuk pekerjaan pengelasan, pemotongan panas (cutting torch), atau kontak langsung dengan permukaan logam yang baru selesai diproses.

3. Chemical Resistant Gloves (Tahan Bahan Kimia)
Berbahan nitril, neoprene, atau PVC yang bersifat kedap cairan kimia. Diperlukan saat proses pickling, coating, atau penggunaan cairan pembersih logam yang bersifat korosif.

4. Anti-Vibration Gloves (Anti Getaran)
Dilengkapi lapisan gel atau busa peredam getaran, jenis ini penting untuk pekerja yang rutin menggunakan mesin gerinda, bor, atau alat pneumatik. Penggunaan jangka panjang tanpa proteksi getaran berisiko menyebabkan Hand-Arm Vibration Syndrome (HAVS).
Butuh material logam sekaligus perlengkapan safety yang sesuai standar kerja Anda?
PT Mitra Baja Safetindo menyediakan Special Steel, Stainless Steel, Non Ferrous Material, dan perlengkapan safety dalam satu tempat. Hubungi tim kami untuk konsultasi kebutuhan APD di lokasi kerja Anda.

5. Impact Gloves (Anti Hantaman)
Memiliki bantalan pelindung di bagian punggung tangan untuk meredam benturan benda berat. Cocok untuk area gudang material, bongkar muat, atau pekerjaan konstruksi.

6. Anti-Static Gloves (Anti Statis/Elektrik)
Terbuat dari karet isolasi khusus yang mampu melepas muatan listrik statis dari tubuh. Digunakan pekerja di area panel listrik, workshop mekanik, dan lingkungan dengan komponen elektronik sensitif.

7. Mechanical/General Purpose Gloves
Sarung tangan serbaguna dengan grip kuat, cocok untuk perawatan mesin, perakitan, dan pekerjaan bengkel harian yang tidak memerlukan proteksi ekstrem.

8. Cold Resistant Gloves (Tahan Dingin)
Berlapis insulasi tebal, digunakan pada area cold storage, ruang penyimpanan material bersuhu rendah, atau pekerjaan luar ruangan pada cuaca ekstrem.
Mengenal Kode Standar EN388 pada Label Sarung Tangan
Setiap sarung tangan safety yang bersertifikat biasanya mencantumkan kode EN388, terdiri dari 4-6 angka atau huruf yang menunjukkan level ketahanan terhadap:
- Abrasi (gesekan)
- Potongan pisau
- Robekan
- Tusukan
- Potongan (metode ISO baru, huruf A-F)
- Benturan (opsional, huruf P)
Semakin tinggi angkanya, semakin kuat proteksinya. Memahami kode ini membantu Anda memastikan sarung tangan yang dibeli benar-benar sesuai kebutuhan lapangan, bukan asal pilih berdasarkan tampilan atau harga.
Memilih sarung tangan safety yang tepat berarti menyesuaikan dengan jenis risiko di lapangan, bukan asal beli yang murah atau yang tersedia. Kesalahan kecil dalam memilih APD tangan bisa berujung pada cedera yang menghambat produktivitas kerja jangka panjang.
Lihat Produk Kami: Earplug Blue Eagle
PT Mitrabaja Safetindo Perusahaan Penyedia Alat Pelindung Diri (APD)
Berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja dan Permenaker No. 8 Tahun 2010 tentang Alat Pelindung Diri, setiap perusahaan wajib menyediakan APD yang sesuai standar kepada seluruh tenaga kerjanya secara cuma-cuma. Pekerja pun berkewajiban menggunakan APD yang telah disediakan dengan benar. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dapat berujung pada sanksi administratif maupun pidana.
PT Mitra Baja Safetindo hadir sebagai distributor dan penyedia alat pelindung diri (APD) untuk berbagai kebutuhan industri, sepert face shield, sarung tangan safety, sepatu safety, masker respirator, dan perlengkapan K3 lainnya dengan kualitas terjamin dan harga kompetitif hanya di mitrabajasafetindo.com. Dengan pengalaman melayani sektor manufaktur dan operasional, MBS membantu memastikan setiap solusi keselamatan selaras dengan standar kerja dan kondisi lapangan.
Untuk informasi produk, konsultasi kebutuhan APD, atau penyesuaian perlengkapan keselamatan di area produksi, tim MBS siap menjadi mitra yang dapat diandalkan.







